Tampilkan postingan dengan label tips naik pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips naik pesawat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2016

Mengenal Kelas Premium Economy


Premium Economy
Ilustrasi Bangku Premium Economy








Dewasa ini terdapat satu kelas yang sedang naik daun, yaitu kelas premium economy. Maskapai berlomba-lomba mengadakan kelas yang satu ini dengan mengubah konfigurasi di bangku maskapainya. Jadi sebenarnya apa itu kelas premium ekonomi ini?

Bangku/ kursi  kelas premium economy milik m askapai penerbangan Cathay Pacific yang memberikan kenyamana lebih dari bangku ekonomi berupa adanya legrest dan dapat direbahkan lebih.
Kelas ini merupakan kelas tengah-tengah antara kelas ekonomi dengan kelas bisnis. Jadi lebih nyaman dari kelas ekonomi tetapi tetap tidak senyaman kelas bisnis. Kelas ini hadir karena memang ada celah pasar untuk kelas ini. Biasanya pada penerbangan jauh seperti transpasifik, penumpang kelas ekonomi ada yang cukup tersiksa karena sempitnya ruang, bangku yang tidak dapat direbahkan lebih, dll. Sayangnya penumpang ini tidak mampu membeli kelas bisnis karena harganya terlalu mahal sehingga bisa ada kelas seperti ini. Selain itu, terdapat penyakit yang bernama economy class syndrome yang terjadi akibat kelamaan duduk di kelas ekonomi.

Tidak ada karakteristik pasti mengenai kelas ini karena nanggung, maskapai-maskapai mempunyai ciri khasnya masing-masing mengenai kelas ini, seperti penambahan legroom, penambahan bagasi yang diperbolehkan, kemampuan merebahkan kursi yang lebih dari kelas ekonomi, perlengkapan di pesawat lebih bagus dari ekonomi hingga lain-lain.

Pengguna kelas premium economy mendapatkan lajur khusus untuk melakukan check in. 


Ilustrasi contoh perbandingan antarkelas pesawat terbang
Menurut sejarahnya, maskapai Eva Air sudah meluncurkan kelas premium economy sejak tahun 1991. Karena kelas premium economy juga nanggung harga yang diberikan juga nanggung di tengah-tengah kelas bisnis dan ekonomi. Ada juga memang premium economy ini digunakan untuk meniadakan bagian tengah dari tiga bangku dalam satu baris. Bisanya hal ini terjadi pada rute regional jet. Atau menjadi penghilang kelas bisnis pada rute-rute yang terbang tidak berlangsung lama. 

Ilustrasi lokasi bangku/ kursi premium economy dalam pesawat terbang
Sebelum membooking pastikan terlebih dahulu apakah rute yang dipilih memiliki kelas premium economy atau tidak karena saat ini belum semua rute diadakan kelas premium economy dan pastikan juga apakah maskapai tersebut memiliki kelas premium economy atau tidak karena ingat tidak semua maskapai di dunia ini ada kelas premium economy.

Nikmatnya bangku kelas premium economy yang lebih nyaman dari bangku kelas ekonomi
Jadi, tunggu apalagi selamat mencoba menggunakan kelas premium economy dan semoga liburan Anda menjadi lebih menyenangkan.


sumber:
http://www.stuff.co.nz/travel/themes/74881135/is-it-worth-it-airlines-premium-economy-class-compared
http://www.usatoday.com/story/travel/flights/todayinthesky/2015/12/09/american-unveils-new-international-premium-economy-cabin/77030540/
http://www.thesundaytimes.co.uk/sto/travel/Your_Travel/Tips_and_Advice/article1651064.ece
http://seekingalpha.com/article/3782146-5-in-1-benefits-for-american-airlines-with-premium-economy-launch
http://www.cntraveler.com/stories/2015-12-15/why-premium-economy-is-overrated

sumber gambar:
http://www.seatguru.com/airlines/Philippine_Airlines/Philippine_Airlines_Airbus_A321.php
http://www.runwaygirlnetwork.com/wp-content/uploads/2015/12/Many-premium-economy-cabins-%E2%80%94-like-Cathay-Pacifics-%E2%80%94-only-offer-legrests-in-the-first-row.-Image-Cathay-Pacific.jpg
http://www.businessclass.co.uk/wp-content/uploads/sites/11/2014/10/Lufthansa-Premium-Economy-Inauguration-Flight-Frankfurt-Washington-Dulles-Boeing-747-8-41.jpg
http://onemileatatime.boardingarea.com/wp-content/uploads/2015/02/Singapore-Airlines-Premium-Economy-3.png
http://www.holysmithereens.com/wp-content/uploads/2014/11/Fullscreen-capture-23112014-115827-AM.jpg
http://i.slimg.com/sc/aw/photo/s/sh/shutterstock_276588005.jpg

Rabu, 10 Juni 2015

Tips Pindah Pesawat atau Transit dari Domestik ke Internasional Maupun Sebaliknya




Ilustrasi Pindah Pesawat
sumber: http://mag-umbraco-media-live.s3.amazonaws.com/1007/airport-transfers-header-image_824x317.jpg 


Tidak terasa sebentar lagi akan memasuki masa liburan. Liburan sudah menjadi salah satu hal wajib yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan harga tiket penerbangan yang kompetitif dan diskon di mana-mana menjadikan liburan tidak terbatas pada kalangan dan usia tertentu. Lokasi wisata yang menjadi tempat tujuan sudah tidak terbatas di Indonesia saja tetapi sudah ke negara tetangga Indonesia. Lebih lanjut, sering terjadi masalah ketika kota keberangkatan tidak memiliki penerbangan langsung ke negara tujuan dan diperlukan transit di sebuah kota di dalam negeri yang memiliki penerbangan ke destinasi tujuan kita. Hal ini bisa terjadi karena pilihan kita dalam membeli tiket atau harga yang ditawarkan. Terdapat perbedaan dan tips-tips khusus yang harus diketahui. Supaya lebih terbayang terdapat ilustrasi sebagai berikut.

Kisah Bapak J

Bapak J adalah seseorang yang tinggal di Kota Kupang hendak pergi ke Kuala Lumpur. Setelah melakukan pengecekan harga secara seksama ternyata rute yang harus ditempuh adalah 

1. Kupang - Denpasar (domestik) misal dengan OO air
2.  Denpasar - Kuala Lumpur ( internasional) misal dengan OX air

Bapak J sendiri sudah sering pindah pesawat ketika di Denpasar ketika hendak ke Jakarta dengan masa waktu ke penerbangan selanjutnya dengan maskapai sama tidak lama dan cukup mendatangi konter transit. Berdasarkan pengalaman tersebut Bapak J membeli kedua tiket tersebut dengan jarak waktu yang tidak terlalu lama. Alangkah terkejutnya ketika sampai di Denpasar Bapak J ternyata tidak mengetahui kalau perlu pindah terminal domestik ke internasional  yang berjarak lumayan dan hampir ketinggalan pesawat karena harus check in lagi dan melewati imigrasi dll.

Supaya tidak bernasib dengan Bapak J ada beberapa TIPS sebagai berikut.

1. Lebih baik menggunakan maskapai yang sama dalam melakukan perjalanan domestik -  internasional
Maksudnya bila perlu satu kali transit di kota di Indonesia maka sebaiknya menggunakan maskapai yang sama karena mengurangi risiko tertinggal pesawat karena penundaan atau delay. Menggunakan maskapai yang berbeda sangat riskan tertinggal pesawat apabila waktu pindah pesawat mepet dan tidak akan ditunggu oleh maskapai penerbangan lanjutan. Sebagai contoh maskapai pelat merah di Indonesia akan bertanggung jawab apabila penumpangnya yang connecting domestik ke internasional mengalami keterlambatan di rute domestik dengan membuat penerbangan internasional disuruh menunggu maupun diinapkan untuk penerbangan esok hari.

2. Menyiapkan waktu transit yang cukup
Perlu diperhatikan faktor-faktor seperti keterlambatan penerbngan, lamanya pengambilan bagasi, dan perjalanan dari terminal domestik menuju terminal internasional. Biasanya waktu yang ideal untuk melakukan transit domestik menuju internasional adalah mulai dari empat jam. Walaupun dirasa terlalu lama tetapi kenyataannya waktu tersebut adalah waktu paling minim. Sebagai gambaran dalam musim-musim liburan hampir semua penerbangan mengalami keterlambatan karena "maceet" di bandara dan di angkasa dan pengambilan bagasi menjadi lama karena banyak penerbangan yang tiba hampir bersamaan. Terminal domestik dan terminal internasional terkadang berjarak jauh seperti di Denpasar dan di Jakarta sehingga memakan waktu yang cukup lama.


suasana penuh di bandara ketika liburan
sumber: http://www.thepresidentpost.com/wp-content/uploads/2012/05/Crowded-Airport.jpg


3. Bawalah barang secukupnya
Membawa banyak barang ketika melakukan transit seperti ini sangat menyiksa karena repot dan menghabiskan waktu banyak serta rawan tertinggal. Sebaiknya bawalah bawaan yang sesuai dengan kemampuan kita dan terjangkau oleh kita. Hal ini juga buat memudahkan ketika check in di terminal internasional.

4. Melakukan check in secara online sebelumnya
Di beberapa maskapai ada antrian khusus untuk penumpang yang sudah melakukan check in dan bisa menghemat waktu dan mengurangi rasa khawatir apabila waktu transit cukup mepet. Waktu tutup konter check in di penerbangan internasional lebih cepat daripada domestik.





ilustrasi online check in
sumber: http://marketing.worldmate.com/blog/Online_Checkin_blog.png



5. Hindari membawa orang lanjut usia maupun anak kecil
 Hal ini dilakukan supaya tidak merepotkan orang lanjut usia untuk lari-lari mengejar penerbangan selanjutnya dan repot menggendong anak kecil ketika pindah terminal. Walaupun ada mobil yang bisa mengescort hingga terminal internasional, sebaiknya dihindari.

6. Cari tahu jam sibuk bandara tempat transit
Penting tidak penting tetapi jam sibuk di bandara dapat membuat antrian imigrasi menjadi panjang dan bisa menyebabkan seseorang tertinggal pesawat. Jadwal harian bandara internasional dapat dilacak di internet seperti di situs flightstats.com

Semoga dengan  tips-tips ini menambah pengetahuan kita semua dan bermanfaat dalam melakukan pindah pesawat dari terminal domestik menuju internasional. Janganlah ragu dalam melukan tarnsfer domestik menuju internasional. Selamat liburan, sekian, dan terima kasih.


label: cara pindah pesawat, cara transit, cara transit pesawat, cara transit kapal udara, cara transit domestik internasional, cara pindah dari domestik internasional, cara transfer pesawat, cara connecting flight, cara pindah-pindah pesawat, naik pesawat beda-beda, transit internasional dari penerbangan domestik, takut ketinggalan pesawat, cara ngitung waktu transit, cara tahu connecting flight
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...