Minggu, 02 September 2012

Gereja Tua Makam Raja Terkubur di Lahan Parkir





Pencarian makam Raja Richard III, raja Inggris yang tewas dalam pertempuran tahun 1485 terus berlanjut. Arkeolog kini berhasil menemukan lokasi gereja tempat raja tersebut dimakamkan.

"Penemuan sejauh ini tak meninggalkan keraguan apapun, bahwa kita telah berada di Biara Fransiskan Leicester, yang berarti bahwa kita telah melampaui rintangan penting pertama dalam investigasi ini," kata Richard Buckley, arkeolog pemimpin studi ini.

Raja Richard III adalah raja yang memerintah inggris tahun 1483 - 1485. Ia meninggal dalam perang saudara yang disebut Perang Mawar. Seratus tahun kemudian, Richard III diabadikan dalam kisah William Shakespare.

Arkeolog meyakini, jasad Richard III dikubur di Gereja Greyfriars. Lokasi gereja itu tak diketahui sepanjang sejarah hingga para arkeolog dari Universitas Leicester menduga bahwa gereja terkubur di bawah lapangan parkir dewan kota.

Sejak 25 Agustus 2012, penggalian dilakukan di lapangan parkir. Minggu lalu, arkeolog menemukan dekorasi jendela abad pertengahan, genteng dari abad pertengahan serta fragmen ubin yang mengilap. Kini, satu lagi bukti bertambah.

"Kami sekarang menemukan bukti adanya lorong arah utara-selatan selebar 6,5 meter dengan lantai ubin. Ini mungkin jalan di salah satu sisi bangunan biara," ungkap Buckley yang merupakan arkeolog Universitas Leicester.

"Tegak lurus dari jalan tersebut adalah sebuah bangunan selebar 5 meter, lagi dengan bukti berupa lantai ubin," sambung Buckley seperti dikutip Livescience Rabu (5/9/2012) kemarin.

Di sebelah utara dari bangunan itu, terdapat ruang terbuka dan juga sebuah bangunan besar dengan tembok setebal 1,5 meter. Menurut dugaan arkeolog, dinding tebal itu adalah dinding selatan gereja. Dinding menyambung dengan dinding lain di utara.

"Ukuran dinding, orientasi bangunan, posisi dan adanya lantai ubin serta fragmen arsitektur lain membuat banguan ini hampir pasti merupakan gereja Greyfriars," kata Buckley.

Arkeolog akan melakukan penggalian lagi untuk mencari altar gereja yang diduga menjadi tempat jasad Richard III dikuburkan. Jika jasad ditemukan, maka katedral tua Leicester akan terkuak kembali. Jika tidak, penemuan ini tetap berarti sebab berhasil menemukan jejak bangunan gereja abad pertengahan yang terpendam.
Sumber :
LIVESCIENCE, kompas.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...